'PETA JALAN' sebuah PropaGanda LiciK


Rancangan perundingan Amerika yang dibawa oleh juru bicaranya yang baru William Barnes. Pada hakikatnya, rencana dan rancangan perdamaian Amerika mempunyai implikasi kejam agar orang terbunuh jangan merintih kesakitan ketika pada algojo melaksanakan tugas pembantiannya. Tetapi sebaliknya para korban pembantaian dan kekerasan itu harus menampakan kesabaran dan loyalitas tinggi kepada para pembunuhnya.

Tujuan terselubung propaganda dan program Peta Jalan Amerika sesungguhnya hanya untuk melindungi para penguasa negara-negara Arab agar tidak khawatir kehilangan kursi dan kekuasan mereka ketika menghadapi tuntutan rakyatnya. Sehingga pada akhirnya para penguasa itu akan terus bertekuk lutut terhadap kepentingan Amerika.

Semua rencana dan misi yang dibawa oleh utusan AS William Barnes akan bermuara kepada empat point penting yang semuanya akan membawa kerugian dan kehancuran bagi negara-negara Arab khususnya Iraq dan Palestina. Empat point itu adalah:

1. Peta Jalan ibarat Jalan Tanpa Arah Kembali: yang akan membuat orang yang memasukinya tersesat di dalamnya setelah berbagai harapan terbentang dalam benaknya sebelum ia terperangkap dalam tipuannya. Karena ketika masuk di dalamnya ternyata sama sekali tidak ditemukan rambu-rambu yang jelas dan indicator-indikator implementasi dari rencana itu. Hal itu akan membuat orang yang memasukinya akan hancur bersama dengan kelimbungannya.

2. Peta Jalan Ibarat Jalan Tanpa Batas: sebelum anda memasukinya, mereka memberitahukan akhir jalan itu. Tetapi ketika anda masuk dalam perangkapnya, anda baru sadar ternyata jalan itu tiada akhir dan batas…tak ada cahaya matahari pun cahaya bulan bahkan kering kerontang tanpa secercak air anda temukan. Sebuah jalan yang gelap gulita dan gersang. Memang sebelumnya seolah mereka memberikan secercah cahaya harapan, tetapi ketika anda nyalakan ternyata kemudian padam karena api yang mereka berikan bukan untuk menyinari tapi untuk membakar yang akan menambah kegelapan.

3. Peta Jalan Ibarat Jalan Fatamorgana: ibarat orang kehausan berjalan di atas padang pasir yang membayangkan ada pohon-pohon hijau nan rindang sementara air terpancar dengan derasnya. Dari kejauhan terlihat jelas tetapi ketika mendekatinya bayangan air dan pohon itu semakin menjauh. Fatamorgana dalam kehampaan.

4. Peta Jalan Juga Ibarat Jalan Menuju Neraka Jahannam: yang dihiasi oleh keindahan, kemudahan dan syahawat. Tetapi pada hakikatnya anda sedang berjalan menuju ke neraka jahannam bukan berjalan menuju sorga. Karena misi William Barnes seolah membicarakan masalah konflik Palestina tetapi tujuan akhirnya adalah melancarkan serangan terhadap Iraq.




regards,
for kataLis

by phoenixAD99 production

3 comments:

Anonymous said...

heh tiap hari ada berita xx orang tentara amerika tewas di irak. Tapi berapa rakyat irak tewas hari ini ??
nobody knows
what the **** with you media ??
such one sided story

eh tapi will barnes iku sopo ?
gak tau metu ng berita
biasane seh condi

- said...

http://bril.co.nr/

Anonymous said...

blogmu ambu2 politikus... salah jurusan yo?! mangkane bayemsial-mu ga digarap2..